RSS

Melatih Kemandirian Anak (Part 2)

ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya

4. Jangan terburu-buru membantu anak dalam melakukan sesuatu.

Berilah kesempatan untuk sesuatu yang dapat ia lakukan sendiri, seperti mengikat sepatu sendiri, menuangkan sereal dalam serapannya sendiri, mengancing baju/kemejanya sendiri (sebagai contoh lain jika anak mom and dad tidak dapat me-resletting jaketnya sendiri bantu lah dia di tahap awal memasangnya, dan selanjutnya biarkan anak anda menyelesaikan resletting tersebut. Apakah mom and dad mengalami kendala dengan waktu? Bagaimana jika mom and dad sedang dalam keadaan terburu-buru sehingga harus segera membantu anak menyelesaikan tugasnya? Well, rencanakanlah dengan baik, luangkan waktu 15 menit lebih awal sehingga mom and dad dapat memberikan anak anda waktu lebih banyak untuk menyelesaikan tugasnya.

Anak-anak di Pepito Day Care sedang belajar mengancing bajunya sendiri

5. Berikan Tanggung Jawab

Anak mempelajari hal-hal rutin yang terjadi setiap harinya, kadang merekapun ingin turut berkontribusi sepeti dalam hal menaruh piring di tempat cuci piring, membantu memungut sampah, dan sebagainya. Mom and dad dapat memulai memberikan tanggung jawab bagi mereka seperti menaruh mainanny pada tempatnya setelah selesai bermain, memberi makan hewan peliharaannya, atau menaruh pakaian kotor pada tempatnya. Seiring waktu berjalan, anak-anak akan terbiasa melakukan hal tersebut sehari-hari tanpa kita beritahu.

Sekian tips kali ini, semoga bermanfaat bagi Mom and Dad.

Melatih Kemandirian Anak (Part 1)

Masih lama ya sepertinya membayangkan anak kita akan tumbuh dewasa? Namun tidak ada kata terlalu cepat dalam mengajarkan anak untuk mandiri. Beberapa orang tua ada yang khawatir atau bahkan meremehkan kemampuan anak dalam melakukan sesuatu, seperti halnya kita terbiasa melakukan hal-hal untuk anak-anak kita padahal sebetulnya mereka mampu melakukannya sendiri, hal ini tanpa disadari akan memberikan kesan bahwa kita sebagai orang tua tidak percaya diri dengan kemampuan anak kita lho.. 



Anak di Pepito Day Care sedang belajar makan sendiri sejak usia dini

Dengan mempercayakan anak anda terhadap hal yang sebetulnya dapat anak anda lakukan sendiri kita nantinya akan menuai hasilnya, antara lain: meningkatkan rasa percaya diri anak, melatih kemampuan/skill anak, dan tentunya mengurangi hal-hal kecil yg biasa anda lakukan untuk anak :)

Lalu bagaimana tips-tips untuk melatih kemandirian anak? Berikut kami bagikan berbagai cara-cara untuk melatih anak menjadi lebih mandiri:


1. Luangkan waktu untuk mengajarkan anak.

Sebagai contoh, atur satu kegiatan per minggu agar anak dapat belajar mengenai hal yang dapat dilakukan sendiri. Ini terdengar mudah, namun dapat membantu anak untuk lebih percaya diri. Sebagai contoh, kita dapat meminta anak untuk merapihkan area bermain mereka setelah selesai bermain, atau menaruh piring di tempat nya setelah selesai makan, atau pergi ke toilet sebelum tidur

2. Berikan pujian atas pencapaian mereka.


Pujilah anak anda atas pencapain mereka bahkan jika hasilnya tidak begitu luar biasa, biarkan anak anda tahu bahwa kita sangat menghargai hasil atas kerja keras mereka dan tentunya mendorong mereka untuk terus mencoba lagi. Anak usia balita adalah saat yang tepat untuk membentuk karakter mereka hingga remaja kelak, kita harus memuji pencapain anak bahkan hingga untuk hal-hal kecil seperti memakai sandal/kaus kaki sendiri, mengisi gelas dengan air sendiri, membuang sampah tanpa diminta, demi membentuk kemandirian anak.

Anak-anak belajar cuci piring setelah makan


3. Berikan pilihan kepada anak-anak

Membuat keputusan adalah salah satu bagian dalam kemandirian, oleh karena itu, para orang tua berilah kesempatan pada anak untuk membuat keputusan dari hal-hal simpel seperti, “Kamu roti mau selai coklat atau keju?” atau “Kamu pilih membaca buku atau bermain puzzle?”, pada akhirnya anak yang mengambil keputusan, namun kita sebagai orang tua tetap dapat mengontrolnya.

4. (bersambung)

Storytelling atau Mendongengkan Anak (Part 2 - End)


Ini adalah artikel lanjutan dari artikel sebelumnya, selamat membaca mom and dad..!


9. Komunikasi yang lebih baik
Terkadang anak agak malu-malu bertanya, bahkan ketika rasa ingin tahu nya nya begitu tinggi. Mendongeng dapat membantu untuk mempelajari cara bertanya yang baik. Ini juga baik dalam membangun percakapan yang baik yang akan membuat anak-anak menjadi percaya diri. Membaca dan mendengar bisa juga lho membuat mereka pandai menjadi seorang orator atau pembicara di depan publik kelak.

10. Membantu menghadapi masalah dengan lebih mudah.
Kondisi yang sulit dapat membuat anak menjadi bingung. Cerita-cerita tentang karakter-karakter yang menghadapi situasi sulit dapat membuat anak memahami konsep atas kondisi tersebut dengan lebih baik. Coba dongengkan anak cerita yang yang mengajari anak bahwa rasa sakit ataupun musibah adalah suatu bagian dalam hidup sebagaimana kebahagiaan dan keceriaan juga terjadi dalam kehidupannya.



Nah, setelah memahami hal positf yang di dapat dengan mendongeng, sekrang mari kita coba pelajari bagaimana cara mendongeng yang baik, berikut adalah bebeara caranya:

1. Ukur seberapa panjang cerita dongengnya.
Cerita tidak boleh terlalu panjang namun juga tidak boleh terlalu pendek. Cerita yang terlalu pendek malah tidak dapat memberikan pesan yang tersirat dalam cerita, sementara cerita yang terlalu panjang akan membuat anak menjadi bosan dan tidak menarik bagi mereka. Jadi, perhatikanlah hal tersebut sebelum mendongeng atau membacakan cerita kepada anak.

2. Ciptakan suasana yang nyaman
Pilih suasana yang nyaman saat akan membacakan dongeng, tempat sebisanya perlu diperhatikan untuk menciptakan mood dan ambience yang menarik bagi anak.

3. Pengantar yang tepat
Cobalah untuk membuat awalan yang menarik terhadap cerita yang akan mom and dad ceritakan. Contohnya jika cerita tersebut akan menceritakan memori atau pengalaman anda, buat anak memahami darimana cerita itu didapat atau didengar.

4. Ekspresi yang tepat
Saat menceritakan dongeng, gunakanlah gestur ekspresi tangan atau wajah yang tepat. Mom and dad juga dapat menambahnya dengan suara-suara yang menarik ataupun meminta anak untuki menirukan suara tersebut untuk membuat mendongeng semakin menarik.

5. Keras namun lambut
Pastikan suara anda keras, jelas tapi dalam tempo yang lambat. Suara mom and dad harus dapat memberikan bentuk emosi yang tepat sebagaimana yang diceritakan. Variasikan suara, tone, pitch, sebagaimana ceritanya dan berhenti sejenak disaat yang tepat.

6. Libatkan anak
Coba untuk melibatkan anak-anak saat mendongeng dengan berbagai frase atau dengan bertanya kepada mereka seperti "Apakah kamu tahu?" Mon and dad juga dapat menanyakan anak-anak akan pesan apa yang tersirat dalam cerita atau dongeng yang diceritaka, sehingga mereka akan terus terbawa suasana cerita


Itulah kurang lebih artikel kita saat ini mengenani storytelling atau mendongeng. Pada intinya juga, cobalah untuk mendongeng dengan cara yang natural dengan gaya mom and dad masing-masing, sehingga tidak terkesan monoton bagi anak-anak, nikmatilah bacaan yang mom and dad bacakan. Storytelling juga cukup penting bagi perkembangan anak anda, happy storytelling..!

Storytelling atau Mendongengkan Anak (Part 1)

Zaman sekarang, banyak orang tua merasa lebih mudah untuk menidurkan anaknya dengan sambil/setelah menonton kartun di televisi. Namun ada cara yang menarik dan tentunya lebih baik bagi para orang tua untuk menciptakan hubungan atau istilah nya bonding yang semakin kuat dengan anak maupun meningkatkan potensi anak dari hasil sebuah proses menidurkan anak. Yang akan kita bahas kali ini yaitu storytelling atau mendongengkan. 

Anak-anak sedang dibacakan cerita oleh nanny

Storytelling semudah membacakan cerita dari sebuah buku, namun jika mom and dad tidak banyak memiliki banyak waktu, anda dapat menceritakan pengalaman-pengalaman seperti, cerita masa kecil, maupun membacakannya dari smartphone. Ada beberapa keuntungan dengan storytelling dengan anak:

1. Menanamkan nilai kebaikan dalam diri anak.
Hampir seluruh anak suka mendengarkan cerita, mereka senang mendengarkan cerita tentang karakter favoritnya dan terkadang mencoba untuk meniru mereka. Dengan menceritakan anak pesan yang bermakna, mom and dad dapat menanamkan nilai-nilai kebaikan, kejujuran dan sebagainya kepada anak sejak usia dini.

2. Membuat anak paham akan budaya atau tradisi.
Menceritakan kepada anak tentang berbagai aktivitas maupun perayaan dari masa lalu mom and dad akan membuat mereka lebih familiar tentang perberbedaan adat istiadat dan berbagai tradisi yang ada dalam keluarga mom and dad.

3. Meningkatkan kemampuan berbicara
Membacakan cerita tentunya meningkatkan kemampuan bahasa serta mengenali kata/frase yang baru. Ini adalah waktu yang sangat tepat bagi mom and daduntuk mengajarkan anak kosakata baru dan pengucapan lafal yang teratur. 

4. Meningkatkan kemampuan mendengar
Sebagaian anak kadang memiliki rentang perhatian yang rendah dan sulit berkonsentrasi, juga kadang mereka malah berbicara lebih banyak ketimbang mendengar. Mendongeng untuk anak tidak hanya membuat mereka memperhatikan, tetapi membuat mereka untuk belajar mendengar dan memahami.

5. Meningkat kreativitas dan imajinasi
Mendengarkan cerita membantu anak membayangkan karakter, tempat, dan alur cerita yang diceritakan ketimbang melihatnya secara visual. Ini juga dapat memacu kreaativitas, yang membuat mereka semakin imajinatif, terbuka terhadap ide-ide dan pemikiran bebas.

6. Sebagai sarana untuk mengasah ingatan
Dengan berbagai cara yang kreatif atau metode tertentu, mom and dad dapat menggunakan cerita untuk meingkatkan memori anak.Setelah mom and dad membacakan cerita, anda dapat meminta anak untuk mengulangi cerita yang sama beberapa hari kemudian. Atau bisa juga  mom and dad meminta anak untuk menggambarkan cerita yang diceritakan pada kertas. Itu semua adalah cara yang menyenangkan untuk meningkatkan memori dan konsentrasi.

7. Memperluas Cakrawala
Anak-anak mungkin tidak selalu terkena langsung budaya dari daerah ataupun negara lain. Tetapi dengan mendongeng, mom and dad dapat membuat anak akrab tentang berbagai budaya dan tempat di seluruh dunia. Cobalah menambahkan bumbu cerita tentang budaya atau tempat dari negara lain saat mendongeng agar dapat meningkatkan pengetahuan anak dan pemahaman yang lebih luas tentang dunia.

8. Membantu pemahaman akademis menjadi lebih mudah
Mendongeng adalah salah satu batu loncatan dalam belajar. Banyak anak memiliki kebiasaan belajar dengan menghafal, tanpa memahami subyeknya. Mendongeng, sebagai salah satu aktivitas rutin, dapat membantu anak-anak untuk menikmati dan lebih memahami apa yang mereka baca. Sebagai contoh di sekolah, pelajaran sejarah yang membosankan bisa dirubah menjadi cerita sejarah yang menarik sehingga dapat membantu anak-anak memahami dengan lebih baik dan rasa ingin tahu yang lebih besar.


(bersambung)

AKU BISA !!

Tahukah Anda, kalau anak usia 1-2 tahun sudah bisa mengambil sendiri sepatu dari raknya, atau memasukkan mainan ke dalam boksnya. Sementara untuk anak usia 2 – 3 tahun, mereka sudah dapat menyisir rambut sendiri atau mencoba memakai baju sendiri dengan bantuan. Lalu untuk anak yang usianya lebih besar lagi yaitu 3 – 4 tahun, mereka sudah dapat memakai sepatu sendiri dan membersihkan makanan atau minuman yang tumpah dengan cara mengelap.
Namun kita orang dewasa, sering kali meragukan kemampuan anak untuk dapat melakukan hal-hal sederhana secara mandiri. Dengan alasan “Supaya cepat” atau “Supaya tidak berantakan”. Padahal dari ‘Lama’ dan ‘Berantakan’ tersebut, mereka belajar untuk BISA dan akhirnya terlatih untuk mandiri.
Karena itu di bulan April yang juga bertepatan dengan “bulannya” Ibu Kartini J, seorang pahlawan wanita yang BISA melakukan hal-hal di luar kemampuannya meskipun sempat disangsikan. Kami mengambil tema bulanan “Aku BISA !” Kami ingin agar semangat BISA diturunkan juga kepada anak-anak Pepito, melalui kegiatan sederhana seperti mandi sendiri, pakai baju sendiri atau kegiatan lainnya yang sesuai dengan tahapan usia mereka. 
Ohya, di akhir bulan April akan ada kegiatan yang berhubungan dengan perayaan Hari Kartini. Kami akan melakukan karnaval sederhana keliling lingkungan Pepito Day Care, diakhiri dengan fashion show pakaian adat dan profesi oleh anak-anak Pepito. Kami mau menunjukkan kalau anak-anak Pepito bukan cuma jago kandang aja, tapi juga berani tampil di depan umum ^^. 
Mau tau seperti apa keseruan perayaan hari Kartini di Pepito Day Care ? Nantikan pada artikel berikutnya J
 
Kegiatan Anak-anak Pepito saat merapihkan mainan serta sepatu dan sandal di raknya masing-masing :) 

Ulang Tahun Pepito Day Care

Pepito Day Care baru saja berulang tahun di bulan Maret lalu. Tidak terasa 2 tahun sudah kami berdiri, begitu banyak momen indah yang telah terlewati, momen bahagia, sedih, semua kami lewati bersama, jatuh bangun kami berusaha memberikan yang terbaik kepada anak-anak maupun orang tua Pepito Day Care. Oleh karena itulah kami merasa perlu merayakan pencapaian ini dalam bentuk kebersamaan, dan tentunya berlibur sejenak untuk merayakan apa yang telah kami capai.

Kami semua,  Aunty & Nanny beserta keluarga, kami ajak untuk outing internal, refreshing, & gathering ke Ciloto, Puncak.  Pagi hari semua sudah sangat bersemangat untuk berangkat.
Foto bersama sebelum berangkat, kompak sekali :)

Sesampainya di villa, acara dimulai dengan pemotongan tumpeng sebagai puncak acara. Tak lupa sebelumnya sambutan-sambutan, sedikit flash back perjalanan Pepito Day Care ke belakang, serta doa kami panjatkan untuk kesejahteraan dan kelancaran operasional Pepito Day Care ke depannya. Tak sedikit yang menitikkan air mata di sini, karena suasana yang haru mengenang suka duka perjalanan kami :')



Meskipun saat itu hujan deras mengguyur Ciloto, tapi tidak menyurutkan kami untuk melanjutkan acara selanjutnya untuk membangun kebersamaan serta mengasah kreatifitas di antara kami. Seberapa kompaknya aunties dan nanies Pepito dibuktikan dengan games-games seperti : Menyusun gelas-gelas plastik sebanyak-banyaknya, membuat kreasi dari play dough, serta mengupas telur. Anak-anakpun juga sempat ikut naik bergembira dengan menaiki kuda berkeliling kawasan villa.

Tidak hanya itu, para nannies juga ditantang untuk menyelesaikan kuis seputar product knowledge Pepito. Mereka dituntut untuk mengetahui betul-betul penanganan yang tepat untuk anak dan informasi tentang Pepito Day Care. Hasilnya ? Nanny Nurul memenangkan kuis product knowledge ini dengan nilai hanya salah dua dari puluhan pertanyaan, ia pun memenangkan hadiah kipas angin. Hebat ! Terus pertahankan ya nanny :) 


Malam harinya kami semua berkumpul di taman villa kami yang sangat nyaman untuk berkumpul, bernyanyi, curhat, sambil menghangatkan diri di dekat api unggun sambil menikmati daging barbeque yang dipanggang bersama, wah pokoknya kebersamaan terasa sekali di malam itu, sekaligus mengumumkan perpisahan dengan Nanny Titi yang telah pensiun dan kembali ke kampung halamannya.


Keesokan pagi nya, kami semua melanjutkan kegiatan dengan berolahraga senam pagi, yang dipimpin oleh aunty Tita, iringan lagu dari R&B sampai dangdut mengajak kami untuk kompak melakukan gerakan senam, ditambah suasana udara puncak yang dingin namun menghangatkan membuat semua sangat bersemangat berolahraga. Anak-anak pun juga ikutan berolahraga renang



Acarapun berlanjut ke bagian pengumuman quiz, doorprize dan penghargaan untuk nanny yang berprestasi. Selamat ya nannies..!

Pengumuman doorprize ke aunties & nannies

Nanny Nurul memenangkan kuis product knowledge dengan nilai tertinggi

Nanny Anna meraih penghargaan the most loyal nanny

Dan kami pun sudah berada di penghujung acara, tidak terasa kegiatan yang dilakukan begitu menyenangkan dan padat. Acara ulang tahun Pepito Day Care pun berakhir. Rasa gembira dan rileks pun telah di dapat, tidak lupa yang terpenting dalam acara ini adalah terciptanya rasa kebersamaan yang sangat erat sekaligus sebagai sarana belajar bagi kami semua. Rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Pepito Day Care yang terlibat dalam membuat acara berjalan sukses & lancar.  Acara pun kami akhiri dengan makan siang dan berfoto bersama.

Makan bersama sebelum menuju pulang ke Jakarta


Foto Bersama Aunties & Nannies

Sampai jumpa lagi di acara Pepito Day Care selanjutnya..!

Periksa Kesehatan Anak oleh Dokter secara rutin di Pepito Day Care

Beberapa waktu yang lalu, Pepito Day Care mengadakan sesi pemeriksaan dokter anak dengan mengundang dokter @alfyabaria. Ini adalah kunjungan dokter yang kesian kalinya sebagai bagian pemeriksaan kesehatan dan tumbuh kembang anak secara rutin di Pepito Day Care.


Kondisi cuaca di musim hujan saat ini membuat bebearapa anak sedang mengalami tidak enak badan. Namun hal itu tidak mengganggu semangat anak-anak di Pepito Day Care untuk tetap berani dan semangat saat diperiksa oleh bu dokter. :)




Di saat anak diperiksa, orang tua yang sedang bekerja di kantor pun dapat menitip pertanyaan seputar kesehatan anak mereka melalui aunty dan nanny di Pepito Day Care.

Sehat & bahagia selalu ya anak-anak, sampai jumpa di visit dokter selanjutnya

Dibutuhkan Nanny ~ Bergabung Bersama Kami :)





Saat ini kami membutuhkan Perawat/Pengasuh Anak / Nanny, dengan kualifikasi sebagai berikut:

~ Berpengalaman minimal 1 tahun sebagai pengasuh anak
~ Pendidikan minimum SMA
~ Dapat berkomunikasi dengan baik
~ Menyukai anak-anak
~ Memiliki keinginan untuk belajar
~ Dapat bekerjasama dalam tim
~ Berdomisili di Jatibening/Jatikramat dan sekitarnya

Bagi yang berminat silahkan mengirimkan CV ke alamat email pepito.daycare@gmail.com atau dengan membuat janji untuk datang langsung ke daycare kami.

Terima kasih :) 


Waiting List Pepito Day Care



Saat ini status Pepito Day Care di kedua cabang, Cikunir dan Caman sedang waiting list. 

Untuk detail informasi, price list dan masuk dalam waiting list kami.

Silahkan tinggalkan pesan di alamat email Pepito berikut. 

Terima kasih :)

Anak Belajar Mengenal Proses Bertransaksi dan Mengenal Lingkungan Sekitar

Beberapa waktu yang lalu, anak-anak Pepito Day Care melakukan kunjungan ke supermarket terdekat untuk mengenal lingkungan sekitar serta belajar tentang proses bertransaksi. Anak-anak dibekali uang oleh orang tua, untuk dibelikan makanan dan minuman sehat. 




Hebat nya mereka menaati pesan dari aunty dan nannies untuk tetap tertib selama di supermarket serta tidak meminta makanan / minuman yang kurang sehat. Berangkat nya naik delman, jadi terasa makin asik deh :))


Anak-anak semangat sekali melihat sekeliling sambil mendengarkan penjelasan dari Aunty & nannies mengenai cara berbelanja yang baik serta mengetahui proses memilih barang belanjaan, memasukkannya ke dalam keranjang kemudian membayarnya sendiri di kasir.




Mereka memilih untuk membeli susu UHT plain dan cereal sebagai belanjaan sehat mereka hari itu. Senang sekali melihat anak-anak ini pintar, dapat tertib selama di supermarket.


Setelah selesai berkeliling dan bertransaksi di kasir, pihak supermarket memberikan buah tangan untuk anak-anak berupa balon warna warni dan camilan segala rupa.